Quartararo Menuduh Rins Melaksanakan Kesalahan


Keletihan menit terakhir Marquez berarti kalau dia wajib menyerahkan gelar Moto GP Silverstone pada tahun 2019, di tangan pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins. Rins cuma unggul 0, 013 detik dari Marquez kala dia setelah itu menggapai garis finish. Pada balapan Moto GP Austria minggu kemudian, Marquez pula dikalahkan oleh Dovizioso di tikungan terakhir saat sebelum finish. Ini merupakan kesalahan ganda awal Marquez kala dia kehabisan konsentrasi pada dikala yang genting. Balapan Moto GP Silverstone pada 2019 pula menggambarkan cerita tragis pembalap Fabio Quartararo serta Dovizioso, yang hadapi musibah pada dini balapan. Dovi mengidap gegar otak serta kehabisan ingatannya sepanjang dekat 15 menit kala motornya bertabrakan dengan sepeda motor Quartararo. Desmosedici GP19 apalagi terbakar di tepi lapangan. Sedangkan Quartararo sendiri tidak hadapi luka signifikan.

Sehabis balapan, Quartararo menuduh Rins melaksanakan kesalahan sebab ia sangat kasar pada motor Suzuki sehabis lepas landas. Bagi pebalap Prancis itu, Rins dapat saja menyalipnya saat sebelum tikungan awal, namun di tengah tikungan awal, ban balik Rins bergerak lurus ke depan. Buat mencegahnya menabrak Rins, Quartararo setelah itu secara kasar menutup pedal gas. Walhasil, ban balik Quartararo pula turut tergelincir. Quartararo tidak diragukan lagi hadapi kemudi sisi besar. Di balik Quartararo merupakan Dovizioso, yang tidak dapat melaksanakan apa juga kecuali menabraknya. Dovi melompat di atas aspal sebagian kali. Dovi setelah itu dibawa dengan helikopter ke rumah sakit Coventri. Untungnya, Dovi tidak hadapi luka sungguh- sungguh, namun kepalanya wajib dicermati lebih lanjut.

Marquez, yang tadinya membongkar rekor waktu putaran dikala kualifikasi, mengawali balapan dari depan. Marquez didampingi oleh Valentino” The Doctor” Rossi serta Jack Miller di barisan depan. Di balik mereka merupakan Fabio Quartararo, Alex Rins, Maverick Vinales, Dovizioso, Morbidelli, Crutchlow serta Naakagami buat menuntaskan 10 pembalap terkemuka. Marquez serta Rossi langsung berlari dengan mudah dikala balapan diawali. Semacam disebutkan di atas, Rins lekas pindah dari posisi 5 ke posisi 3 sehabis melewati tikungan awal. Sedangkan Quartararo serta Dovi jatuh sehabis tikungan awal. Tampaknya fleksibilitas sasis serta penyetelan Suzuki GSX- RR benar” terpaut” dengan watak sirkuit Silverstone ini.

Babak 2, Marquez, Rossi serta Rins mengetuai balapan. Di babak 3, Rins sukses mengejar ketinggalan dengan Rossi buat mengamankan posisi kedua. Di ronde 4 Rins terus mendekati Marquez. Tampaknya mesin Suzuki Inline- 4 GSX- RR balance dengan mesin Honda V4 RC123V kala melibas tikungan. Di ronde ke- 5, Rins terus mendekati Marquez, meninggalkan YZR M1 Rossi, yang terus menjadi jauh. Apalagi saat ini, Vinales telah mulai mendekati Rossi. Babak 7, tanpa oposisi yang signifikan, setelah itu mengejar ketinggalan dengan Vinales Rossi. Di babak 8, Marquez masih mengetuai balapan. Crutchlow naik ke tempat kelima sehabis menyalip Morbidelli. Di ronde 9, Rins kesimpulannya mengetuai balapan sehabis sukses mengejar ketinggalan dengan Marquez. Di babak 10, Marquez kembali mengetuai balapan sehabis sukses melewati Rins. Johann Zarko serta Oliviera binasa. Di babak 14, Marquez masih mengetuai balapan, 0, 21 detik di depan Rins. Sedangkan itu, Vinales berupaya berpartisipasi dalam kompetisi dengan terus menjadi dekat dengan Rins.

Di babak 17, kompetisi terus menjadi seru. Rins kayaknya tidak ingin menyerah buat mengejar Marquez. Sedangkan itu, Marquez pula kewalahan oleh tekanan dari Rins. Di babak 18, Rins Marquez mulai melanda lagi. Marquez berupaya mengendarai sepeda sebanyak bisa jadi, namun Rins tidak sempat dapat menjauh darinya. Babak 19 masih mengetuai Marquez dalam lomba, 0, 3 detik di depan Rins, yang tampaknya sudah menyusun strategi buat melanda Marquez di lap terakhir. Terakhir kali Rin saat ini melanda seluruhnya. Marquez tampaknya cuma sanggup menahan tekanan Rins. Marquez sudah mendesak RC123V ke batasan, namun pembalasan GSX- RR tidak sempat meninggalkannya. Pada belokan terakhir, saat sebelum langsung mengarah finish, Marquez mengambil belokan dari dalam, namun motornya sedikit berfluktuasi. Dampaknya, motor melebar serta meninggalkan sirkuit sedikit.

Kebalikannya, Rins tampaknya sudah belajar dari metode Dovi” memakan” Marquez di dokter Austria minggu kemudian. Ia mengambil belokan dari luar, setelah itu memesatkan tiang gas di tengah belokan serta setelah itu meninggalkan dari dalam di” pintu keluar” belokan serta setelah itu menggapai garis finish, cuma 3 belas ribu detik saat sebelum Marquez. Vinales dengan YZR M1 setelah itu menggapai podium 3, diiringi oleh rekan setimnya Valentino Rossi di tempat keempat. Di balik Rossi terdapat Morbidelli, Crutchlow, Petrucci, Miller.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *